Gagal Lolos karena Koreksi Jawaban

  • 0

Gagal Lolos karena Koreksi Jawaban

Category : Berita

PROKAL.COTANJUNG SELOR – Ada saja kejadian unik yang terjadi selama pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Pemprov Kaltara yang digelar sejak 11 Oktober lalu. Salah satunya, peserta yang gagal mencapai passing grade karena mengganti jawaban.

Seperti salah seorang peserta yang telah mendapat nilai tes intelegensia umum (TIU) 90 poin, namun turun menjadi 40 lantaran mengoreksi jawabannya di sisa waktu berakhirnya tes. Peserta tersebut pun dianggap gugur, meski nilai lainnya mencapai passing grade atau nilai ambang batas.

Denny Prayudi, Kasubbag Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, juga mengaku dirinya banyak melihat peserta yang meraih nilai sudah mencapai passing grade. Tapi, di akhir ujian nilainya malah anjlok dan tidak mencapai passing grade.

Itu, kata dia, bisa jadi karena peserta yang sudah selesai mengerjakan soal kemudian mengulangi dari awal untuk mengecek jawabannya. Bisa jadi karena peserta tersebut ragu dengan jawaban awalnya sehingga diulang lagi. Tapi, setelah diulang justru membuat nilainya turun.

“Sering sekali itu terjadi. Bahkan, penonton yang melihat juga menyoraki, karena sudah lolos awalnya, tapi malah merosot tidak mencapai passing grade. Ya, mungkin itu namanya bukan rezeki,” ujarnya, Kamis (19/10).

Kesalahan seperti itu, lanjutnya, sebenarnya tidak perlu dilakukan oleh peserta. Namun, hal itu juga tergantung dari peserta yang bersangkutan. Karena biasanya peserta merasa ragu dengan jawaban awal atau merasa dengan menjawab lagi nilainya bisa lebih tinggi.

“Tapi malah anjlok. Ya, belum berjodoh dengan Kaltara,” imbuhnya.

Hingga hari ke-9, kemarin, sampai sesi keempat tercatat 909 peserta sudah lolos SKD atau nilainya mencapai passing grade. Jumlah kehadiran peserta juga masih sama seperti hari-hari sebelumnya yang tidak pernah hadir 100 persen.

Selain itu, pencapaian nilai tertinggi juga belum ada yang melewati nilai 418 untuk S-1 yang diraih Ramadansyah peserta dengan nomor 840011300008056. Dan, untuk D-3 nilai tertinggi masih diraih Ani Pissa Kusworo peserta dengan nomor 84001220000772 yang meraih 410 poin.

Sebelumnya, Kepala BKD Kaltara Muhamad Ishak,SE,MM menyatakan untuk SKB, yang akan lolos hanya kelipatan tiga setiap formasi. Dia mencontohkan, jika satu formasi dengan kuota tiga orang, maka yang akan ikut SKB hanya sembilan orang, meskipun yang lolos SKD ada 10 orang.

“Karena formasinya ada sekitar 500, jadi yang lolos untuk SKB sekitar 1.500 orang. Nanti akan diseleksi lagi dari hasil SKD ini,” terangnya. (rus/fen)

 

Hasil Tes SKD CPNS Kaltara hingga 19 Oktober 2017

No. Tanggal Kehadiran Jumlah Peserta Lulus
Hadir Tidak Hadir Lulus Tidak Lulus
1 11 Oktober 2017 570 30 133 467
2 12 Oktober 2017 588 12 137 463
3 13 Oktober 2017 485 *) 15 *) 75 *) 425 *)
4 14 Oktober 2017 580 20 97 503
5 15 Oktober 2017 588 12 93 507
6 16 Oktober 2017 583 17 91 509
7 17 Oktober 2017 574 26 112 488
8 18 Oktober 2017 585 15 102 498
9 19 Oktober 2017 384**) 16**) 69**) 331**)
Total 4.937 163 909 4.191

 

Keterangan:

*) Hari Jumat hanya lima sesi (500 peserta)

**) Hasil sampai sesi keempat

Nilai Tertinggi S1: Ramadhansyah (840011300008056) 418 poin

Nilai Tertinggi D3: Ani Pissa Kusworo (84001220000772) 410 poin

Sumber


Loading Facebook Comments ...